Kades Gajah Makmur Dijemput Paksa

**Diduga Teersandung Korupsi Dana Desa.
Radar Sriwijaya (OKI) – Kepala Desa Gajah Makmur Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI, berinisial AH dijemput paksa dikediamannya oleh unit tipikor satreskrim polres OKI, yang dibackup oleh jajaran polsek sungai menang, kamis malam (22/11).
Oknum kepala desa tersebut terpaksa dijemput setelah sebelumnya mangkir dari panggilan kedua penyidik tipikor atas kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa tahun 2016 – 2017, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp, 650 juta.
Menurut sumber dilapangan, setelah dijemput paksa oknum kades tersebut menjalani pemeriksaan diruang penyidik tidak pidana korupsi dengan status sebagai saksi, kemudian statusnya ditingkatkan sebagai tersangka dan informasinya langsung dilakukan penahanan, tampak Kasat Reskrim AKP Agus P, Sik dan Kanit Tipikor Ipda Tuswan, SH namun tampak enggan memberikan katerangan.
Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIK MM, didampingi kasubag humas Ipda Ilham Parlindungan SH membenarkan adanya oknum kades yang dijemput paksa terkait dugaan tindak pidana korupsi dana desa.
“Memang benar ada kades yang dijemput paksa karena tidak kooperatif, dimana dua kali dilakukan pemanggilan selalu mangkir hingga akhirnya dijemput paksa.” kata Ilham, jumat (23/11).
Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah akan dilangsung dilakukan penahanan atau tidak, masih menunggu perkembangan porses penyidikan.
“Kalau untuk detailnya, nanti akan kita rilis, namun sekarang unit tipikor sedang bekerja, nanti akan kita sampaikan kepada rekan-rekan, yang pasti kegiatan jemput paksa itu memang ada, terkait upaya paksa yang kita lakukan itu ada butuh proses penyelidikan lebih lanjut. Nanti akan kita rilis secara resmi,” jelasnya.
Terkait penangkapan terhadap oknum kades ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten OKI, Hj Nursula SSos belum mendapatkan informasi rinci.
 “Saya belum bisa memberikan keterangan lebih jelas, saya juga masih mencari informasi lebih rinci. Memang sudah ada yang SMS menanyakan itu kepada saya,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa dirinya tengah berada di luar kota.
Sementara itu, Camat Sungai Menang, Bahrul Amik hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi lantaran nomor handphone yang bersangkutan tidak aktif.(den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *